Tampilkan postingan dengan label Wisata Budaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Budaya. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 April 2011

Nagari Tuo Pariangan



  
Nagari Tuo Pariangan

Secara historis Nagari Tuo Pariangan merupakan nagari/daerah asal muasal kehidupan nenek moyang  orang Minagkabau  yang berasal dari Gunung Merapi. Di kawasan Nagari Tuo Pariangan terdapat bukti-bukti sejarah : Kuburan Panjang, Masjid Tuo, Sawah Satampang Baniah, Batu Tigo Luhak, dan bukti sejarah lainnya serta objek wisata Air Panas.
Nagari Tuo Pariangan terletak antara Padang Panjang–Batusangkar, dari Kota Batusangkar + 14 Km.

Pacu Jawi



Pacu Jawi
Adalah permainan anak nagari  di Tanah Datar yang dilaksanakan pada setiap selesai panen dan pada waktu akan menanam padi.  Pacu Jawi di Tanah Datar spesifik karena diadakan di dalam sawah dan penunggangnya ikut berlari bersama jawi-nya.  Pacu Jawi dilaksanakan di Kecamatan Pariangan, Rambatan, Lima Kaum dan Sungai Tarab.

Atraksi Wisata dan Kesenian Tradisional


 Atraksi Wisata dan Kesenian Tradisional
            Tourist Attraction & Traditional Arts
·        Dabuih dan Lukah Gilo
Merupakan permainan anak nagari yang memperagakan dan menggunakan ilmu  kebatinan , dimana para penari sanggup menari-nari dengan mengunakan senjata tajam, api, kaca dan sebagainya yang diiringi bunyi talempong.
This is the game of the villagers play showing their ability in using the inside-strength, where the dancers are able to dance using sharp weapon, fire, broken glasses and others followed by “talempong” (traditional music instrument).

Istano Silinduang Bulan


 Istano Silinduang Bulan


Istano Silinduang Bulan merupakan pengganti Istana Raja Pagaruyung  terakhir yang terbakar pada tahun 1950-an.  Terletak di antara Batusangkar dan Pagaruyung,  yaitu sekitar 1 km dari Istano Basa Pagaruyung.


Silinduang Bulan Palace
The Silinduang Bulan Palace as a change Pagaruyung King Palace that was burnt.  Located between Batusangkar city and Pagaruyung, that is about 1 Km from Pagaruyung Grand Palace.